Kopi Darat Unik: Bergulita Ria di Tepian Sungai Mahakam

Islamic Center. Sumber: Koleksi Pribadi: P. Aryo W.

Malam itu malam Jumat, tapi empat manusia itu memutuskan untuk duduk-duduk di tepi Sungai Mahakam, tepat di seberang Masjid Islamic Center, Samarinda. Di bawah pohon ketapang dengan penerangan seadanya dari temaram cahaya bulan dan lalu lalang kendaraan yang melintas, keempat manusia itu semangat berbagi cerita dan pengalaman. Sambil bergulita ria, mereka dengan semangat berbincang mengenai blog. Yup, kopi darat unik kali ini sangat saya sayangkan untuk tidak dituliskan disini.

Berawal dari dua hari sebelumnya, saat kakaakin memberitahukan melalui sms bahwa si inon aka. Little usagi sedang bertugas Samarinda. Ini berarti ada kesempatan untuk berkopi darat dengan seorang blogger yang sudah terkenal dengan keceriwisannya. Akhirnya diputuskan pertemuan dilakukan pada Kamis malam di Hotel Aston Samarinda, tempat usagi menginap.

Seperti biasa, setiap kopi darat pasti hal yang sangat sulit adalah datang tepat bersamaan pada waktunya. Kali ini, saya berkesempatan menjadi pihak yang pertama datang ke lokasi (hehehe..). Beberapa menit kemudian, kakaakin datang dengan membawa Mba Uchie, salah satu blogger juga yang berdomisili di Samarinda. Akhirnya yang terakhir, sang tamu yang sedang ditunggu pun datang, si inon aka little usagi.

Kami sempat berbincang sebentar di lobi hotel, sampai akhirnya dengan tanpa dosa usagi meminta pindah lokasi ke Tepian Sungai Mahakam. Tanpa basa-basi, kami langsung menyanggupi permintaan tersebut meski rasanya sangat berat.

Dengan dua sepeda motor, tiga helm, dan empat manusia, kami melintasi jalan protokol Kota Samarinda sambil berharap tidak ada Polisi yang berjaga di tepi jalan. Sesampainya di lokasi, ternyata tidak ada tukang jagung rebus yang kami harapkan untuk sekedar mencari kunyahan dan mencari temaram cahaya dari lampu temploknya. Akhirnya secara sukarela kami pun berbincang tanpa cahaya dan tanpa kunyahan di mulut. Tanpa membawa kamera yang memadai, akhirnya foto-foto bukti hanya dilakukan dengan fasilitas kamera handphone.

Foto dengan kamera HP, bukti kopdar.

Dari kopi darat tersebut, ada beberapa hal penting dan unik yang harus saya catat:

  1. Saya dan Usagi sama-sama berasal dari Bekasi dengan rumah yang tidak terlalu jauh, tapi baru bisa bertatap muka di Kota Samarinda.
  2. Kopi darat tanpa makanan memang rasanya ada yang kurang yah karena selama ini kopi darat pasti dilakukan di cafe atau rumah makan.
  3. Selain tanpa makanan, kopi darat kali ini dilakukan di tengah gulita malam. Akhirnya, secara sukarela hape saya yang kebetulan ada fasilitas senter sesekali dinyalakan untuk menghindari siapa tahu ada buaya yang tiba-tiba keluar dari Sungai Mahakam (khayalan tingkat tinggi..).
  4. Kopi darat termalam sayang pernah saya lakukan. Kabur dari tepian Sungai Mahakam pukul 23.00 Wita. Kabur dari Hotel Aston puku 23.30 Wita. Sampai rumah tepat pukul 00.00 Wita.

Perihal muamdisini
hanya manusia biasa yang mencoba menggapai mimpi dan melawan segala keterbatasan dengan segenap kemampuan yang dimilikinya

30 Responses to Kopi Darat Unik: Bergulita Ria di Tepian Sungai Mahakam

  1. Lyliana Thia mengatakan:

    iya kmrn aku juga baca diblognya Kakaakin.. heehehe… kopdar yg unik😀

  2. Puteriamirillis mengatakan:

    asyiknya, mudah2an saya juga berkesempatan ke samarinda…amiin…

Sedikit komentar dari anda, sangat berarti bagi saya ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: