Dan Gerbang Raja pun runtuh…

Tenggarong, ibukota dari Kabupaten Kutai Kertanegara Provinsi Kalimantan Timur sedang berduka. Jembatan Kertanegara yang menjadi pintu gerbang sekaligus penghubung dari Kota Samarinda pada Sabtu (26/11) runtuh menyisakan dua pilar utamanya serta berbagai kisah memilukan. Bentang tengah jembatan yang juga disebut Gerbang Raja serta menjadi maskot dari Kabupaten Kutai Kartanegara hilang tak bersisa ditelan Sungai Mahakam yang mengalir di bawahnya.

Kabar itu saya terima dari bermula dari chattingan group yang saya terima melalui BBM, kebetulan saat itu saya sedang berada di Jakarta. Saya pun sempat tak percaya jembatan dengan bentangan total sepanjang 710 meter runtuh begitu saja, padahal beberapa kali saya melewati jembatan itu jika harus bertugas di Tenggarong.  Perkiraan saya tentang konstruksi jembatan yang menyerupai Golden Gate di San Fransisco itu begitu kokoh dan kuat ternyata salah.

Ah..ketetapan Tuhan memang lebih besar di atas segalanya, melampaui sebesar apapun bangunan dan konstruksi yang dibuat oleh tangan-tangan manusia.

Saya kira ini adalah peringatan bahwa sebagai manusia kita tak boleh congkak dan sombong. Sebuah teguran pula untuk salah satu kabupaten terkaya di negeri ini agar lebih arif dalam memanfaatkan kekayaan yang dimiliki untuk kemaslahatan masyarakat banyak. Pelajaran pula untuk semua instrumen yang berperan dalam pembangunan negeri, agar dalam perencanaan mega proyek jangan hanya semata mengejar ambisi, tetapi rencanakan juga kesiapan untuk bisa merawatnya.

Disini kita bisa melihat sisa-sisa kejayaan jembatan yang saya himpun dari beberapa sumber:

milyaran rupiah melewati bawah jembatan. Sumber: koleksi Budi Sulistyawan http://www.facebook.com/profile.php?id=1081503969

Afternoon activity. Sumber: kutaikartanegarakab.go.id

firework. Sumber: kutaikartanegarakab.go.id

Landmark. Sumber: kutaikartanegarakab.go.id

Dan inilah wujud jembatan tersebut setelah runtuh:

setelah runtuh. Sumber: http://www.kopertis12.or.id

sisa jembatan. sumber: http://www.kopertis12.or.id

Data teknis terkait Jembatan Tenggarong yang saya peroleh dari sumber disini adalah sebagai berikut:

Sesuai Buku “Konstruksi Indonesia” Terbitan (Depkimpraswil) Kementerian PU, Tahun 2003

Nama Lain: Jembatan Kertanegara – 1

Tipe Bangunan Atas: Jembatan Gantung Rangka Baja.

Panjang Bentang Total: 710 M

Panjang Bentang Utama: 470 M

Fabrikasi Rangka Baja: PT. Bukaka Teknik Utama

Kabel Penggantung: dari Canada (tidak disebutkan nama produsen/fabrikan).

Perlindungan Keawetan Kabel: Zinc Galvanized Coated.

Bangunan bawah: Pondasi Tiang Pancang Baja.

Tinggi Bebas/Vertical Clearence: 45 M.

Ruang Bebas Horizontal: 270 M

Tinggi Tower: 37 M

Berat Tower: 292 Ton.

Metode Konstruksi: Heavy Lifting

Disain: Direktorat Jenderal Bina Marga

Kontraktor: PT Hutama Karya (Persero)

Pengawas: PT. Perentjana Djaja

Lama Konstruksi: 5 Tahun

Peresmian: 22 September 2001

KEUNIKAN: Dilengkapi dengan alat Early Warning System (EWS), untuk memonitor setiap gerakan yang terjadi, yaitu: getaran, lendutan, pergeseran, dan gerakan-gerakan lainnya.

Perihal muamdisini
hanya manusia biasa yang mencoba menggapai mimpi dan melawan segala keterbatasan dengan segenap kemampuan yang dimilikinya

33 Responses to Dan Gerbang Raja pun runtuh…

  1. Hansen J. Muaja mengatakan:

    waktu liat brita jembatan ini runtuh, jadi ingat film final destination 5… hehe…

    tapi ya secara kenyataan, ngeri lah….

  2. Puteriamirillis mengatakan:

    hiks, padahal mbak pu blm nyobain naik jembatan itu…di kalimantan baru nyobain jembatan di palangkaraya. kita harus banyak belajar dari belanda dalam kontruksi jembatan muam. seru tuh pasti audit jembatan itu. *kangen audit tapiiii…..anak2ku ama sapa ntar😀

  3. yisha mengatakan:

    😥 hiks!!!

  4. niee mengatakan:

    Gara-gara ini aku jadi takut sendiri loh lihat jembatan di Pontianak yang umurnya udah tua banget.. padahal setiap hari aku harus leat sono >.<

  5. HALAMAN PUTIH mengatakan:

    Ini sangat mengkhawatirkan, karena banyak daerah di negeri kita yang terhubung dengan jembatan panjang seperti ini seperti jembatan barito, suramadu, jembatan ampera dll. Mudah2an tidak bernasib seperti ini.

Sedikit komentar dari anda, sangat berarti bagi saya ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: