Monthly Photo Challenge: Ironi Tepi Sungai

tepi Sungai Karang Mumus

Gambar tersebut saya ambil pada Bulan Maret 2011 dan lama tersimpan dalam arsip file kumpulan foto saya. Lokasinya berada di tepi Sungai Karang Mumus, Samarinda. Entah kenapa saat itu saya begitu tertarik membidikkan lensa kamera yang kebetulan saat itu sedang saya bawa ke arah kumpulan anak-anak yang sedang mandi di sungai tanpa mempedulikan tumpukan sampah yang ada di sekitarnya…

Ahh..sebuah ironi kehidupan di tepi sungai. Saya jadi ingat tepi Sungai Ciliwung di Jakarta yang juga dijadikan arena bermain, mandi, mencuci, dan juga pembuangan sampah. Mungkin inilah salah satu wujud kota urban…

Perihal muamdisini
hanya manusia biasa yang mencoba menggapai mimpi dan melawan segala keterbatasan dengan segenap kemampuan yang dimilikinya

51 Responses to Monthly Photo Challenge: Ironi Tepi Sungai

  1. cyaam mengatakan:

    Bener2 kodak moment. miris liatnya, ini salah satu ketimpangan di Indonesah mas…

  2. Fiyaa mengatakan:

    saya sering loh ngeliat yang kayak bgini.. Waktu saya di rumah pengungsian, daerah tempat tinggal saya bisa dibilang kayak begini.. sedih rasanya, semua aktifitas dilakukan disitu.. Nggak higienis tapi mau bagaimana lagi?😦

  3. Asop mengatakan:

    Hidup tetap berjalan sebagaimana mestinya….😐

  4. muamdisini mengatakan:

    Subhanallah… kita pantas untuk bersyukur yah mas dhino…

  5. dinoyudha mengatakan:

    subhaanallah

  6. imoe mengatakan:

    bagus bgt fotonya

  7. Una mengatakan:

    Walawww ketok bokonge hihihi~
    Hm, kok ga jijik ya anak kecilnya mandi di situ hiiii~

Sedikit komentar dari anda, sangat berarti bagi saya ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: