A tribute to KANGLURIK

Kawan-kawan di ranah perblogeran, adakah yang masih ingat Kanglurik? Seorang narablog dengan ciri khas avatarnya: senyum yang lebar, lengkap dengan blangkon, kain batik, dan tentunya baju lurik khas. Seseorang yang sekitar dua tahun lalu cukup aktif di perblogeran hingga sempat mendapatkan nominasi sebagai blogger baru terbaik versi blogdetik. Saat ini, sepertinya Kanglurik sudah menghilang dari ranah perblogeran.

Namun, postingan kali ini saya dedikasikan untuk mengucapkan terima kasih kepadanya. Kenapa? Karena berkat dirinyalah saya memahami blog bukan hanya sebagai media penulisan, tetapi berfungsi sebagai media sosial untuk saling berbagi dan mengenal satu sama lain. Seperti awal ditemukannya blog, sebagai media untuk bersosialisasi sama seperti media sosial lainnya.

Empat tahun yang lalu, saat saya mulai membuat blog (waktu itu masih menggunakan blogspot), saya hanya mengerti bahwa blog adalah media yang digunakan sekadar untuk menulis. Entah tulisan itu nantinya akan dibaca orang lain atau hanya sekadar media dokumentasi segala curahan carut marutnya pikiran di dalam bentuk tulisan.

Dua tahun kemudian, saat awal saya tinggal di Samarinda, dalam postingan saya ini Kanglurik mengirim komentar minta tolong untuk dibuatkan header dan gambar avatar. Kanglurik, yang juga merupakan adik kelas saya saat kuliah di Jurang mangu, ternyata sedang mulai membangun blognya sendiri.  Tentu saja saya bersedia menolongnya.

Hasilnya, gambar seorang pemuda lengkap dengan pakaian “Jawa”-nya yang khas muncul menjadi maskotnya. Tak lupa saya berikan kacamata hitam sebagai pelengkap, biar kelihatan lebih modis dan gaul, selain itu agar mencirikan bahwa tradisional bukan berarti kuno.

Setelah hasil desain tersebut diberikan padanya, ternyata Kanglurik membuatkan posting spesial mengenai “hadiah” dari saya disini. Dari situlah saya mulai mengenal arti pentingnya tautan link pada sebuah blog. Satu per satu para kawan narablog pun mulai berdatangan ke blog saya. Dari situ juga saya mulai berkenalan dengan Mba Dhila dan Kakaakin yang sampai sekarang masih menjalin persahabatan di ranah blogsphere ini.

Setahun kemudian, saya mulai terjangkiti virus malas posting hingga akhirnya blog saya di blogspot “sakit-sakitan” dan akhirnya memutuskan pindah ke wordpress. Ketika saya mencari “kanglurik” ternyata juga sudah tidak beredar lagi.

Saya pun mencoba berkirim pesan dengannya melalui media Facebook. Dan jawabannya pun sudah bisa diduga, Kanglurik sudah pensiun dari belantara blog ini. Kini kanglurik tengah menjalani kehidupan nyatanya bersama seorang istri.

Yah, terlepas dari itu semua, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kanglurik yang telah mengenalkan arti blog sesungguhnya. Semoga persahabatan yang terjalin antar kawan maya ini bisa terus berlanjut hingga pada kehidupan nyata.

Terima kasih kang…

Perihal muamdisini
hanya manusia biasa yang mencoba menggapai mimpi dan melawan segala keterbatasan dengan segenap kemampuan yang dimilikinya

41 Responses to A tribute to KANGLURIK

  1. Evan mengatakan:

    sebelumnya trimakasih mas dah berkunjung ke blog saya.. emh,. postingan bagus mas.. menyentuh.. semoga kanglurik segera kembali aktif di dunia blog, g cmn di dunia nyata🙂

    salam kenal
    Evan

  2. Yunda Hamasah mengatakan:

    Bagus ya kreasinya, beneran, mau juga dibuatkan😉

    Dah lama ndak kemari, semoga tak mengurangi rasa persahabatan kita…

    Salam.

  3. dinoyudha mengatakan:

    baru nyadar, ternyata udah pindah ke wordpress ya..
    Iya, kanglurik udah lama ga beredar, sama halnya dengan saya, setelah ngurus http://dinaremasku.com udah jarang nulis dan blogwalking.

    Beberapa waktu yang lalu pernah komunikasi dengan kanglurik, untuk kepentingan transaksi bisnis.

    Sedikit banyak blog ini kembali menyemangati untuk blogwalking lagi. Meski skrg terasa lebih susah, dunia kantor banyak menyita waktu dan pikiran.

    • muamdisini mengatakan:

      iyah nih mas..udah beberapa bulan ini saya pindah ke WP…
      alhamdulillah setelah pindah jadi bangkit lagi semangat ngeblognya..hehehe
      makasih mas dhino udah datang lagi kesini..

  4. bundadontworry mengatakan:

    jadi tau deh kalau blognya Kanglurik itu yg mendesign Muam ternyata tho 🙂
    kerrreeennn banget ….beneran ….sarat makna , pokoknya bagus banget, hebat……🙂
    salam

    • muamdisini mengatakan:

      aduh bunda pujiannya berlebihan deh…
      jadi malu nih… *mukamemerah….😛
      itu bukan saya kok bunda yang mendesain blognya kanglurik, saya hanya buatkan avatarnya aja….

  5. lozz akbar mengatakan:

    loh mas Muam kok enggak bilang-bilang kalau jago bikin avatar? saya mau dong dibikinin juga😉

    wah sayang ya saya belum sempat mengenal kanglurik, nitip salam saja deh mas

  6. dhila13 mengatakan:

    aku inget kok mas dgn kang lurik…😀
    apakabar dia skrg?
    salam ya mas dari saya😀

    *bikinin avatar buat dhila ya! wajib hehehe😀

  7. Dhenok Habibie mengatakan:

    waaaaahhh, maaaaaaas, dhe juga mau dong dibikinin avatar.. ya ya ya?? *ting ting ting*😉

Sedikit komentar dari anda, sangat berarti bagi saya ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: