Batikkan harimu! – Batik Kaltim untuk semua

Sejak tahun 2009, setiap tanggal 2 Oktober ditetapkan sebagai hari Batik Nasional. Sekaligus ikut menghadiri undangan dari Mba Nia, Mba Puteri, dan Mba Orin saya ingin membagikan tentang pengalaman “membatik”. Namun mungkin agak sedikit berbeda, karena batik yang akan dibahas disini bukan dalam bentuk pakaian yang biasa kita kenakan, namun batik dalam arti yang luas. Selain itu, batik yang digunakan adalah corak Batik Kaltim.

Seperti kita ketahui, batik kaltim mempunyai corak yang khas dan berbeda dengan batik-batik di Jawa. Kakaakin, sebagai blogger senior (hehehe..) dari Samarinda telah menjelaskannya di postingan ini. Jadi, dijelaskan bahwa motif batik kaltim lazimnya terinspirasi dari tumbuhan, binatang, dan manusia contohnya seperti ukiran bentuk dedaunan, lingkar akar, kantong semar, burung enggang, macan, manusia dan dewa-dewa.

Saya sendiri menyukai batik kaltim, selain karena pada saat ini saya tinggal di provinsi ini, batik kaltim terkenal dengan perpaduan warnanya yang kontras. Warna-warna yang biasanya dipadukan dalam batik kaltim itu biasanya campuran warna terang yang dibenturkan dengan warna gelap hingga menghasilkan warna yang mencolok namun tetap indah dipandang.

Hal itulah yang membuat saya suka bereksperimen menggunakan corak batik kaltim dalam berbagai kesempatan terutama yang berhubungan dengan kegiatan instansi tempat saya bekerja. Sebagai instansi pusat yang berada di perwakilan tidak ada salahnya jika kita ikut mengembangkan budaya dari daerah setempat, maka saya suka mengkombinasikan produk yang saya desain dengan corak batik kaltim.

Gambar tersebut adalah beberapa desain dari Goodie Bag yang saya buat dengan memadukan ornamen Corak Batik Kaltim.

Selain itu, corak batik kaltim saya tambahkan kombinasikan dalam beberapa desain seperti pembuatan buku profil, backdrop acara, dan lain-lain. Contoh perpaduan corak batik kaltim dengan berbagai macam desain ada di bawah ini.

Berhubung saat ini saya sedang menjalani tugas di luar kantor, jadi tidak banyak contoh gambar yang bisa disajikan disini. Tapi, semoga sedikit contoh disini bisa menginspirasikan kalau batik bisa digunakan dalam setiap kesempatan. Bukan hanya sebagai pakaian, tetapi bisa juga disajikan dalam bentuk lain. Dan satu lagi, tetap menjaga batik sebagai budaya lokal setempat dan budaya khas Indonesia.

*Postingan kali ini diikutsertakan dalam Kontes Batikkan Harimu yang diselenggarakan oleh Mba Nia, Mba Puteri, dan Mba Orin.

Perihal muamdisini
hanya manusia biasa yang mencoba menggapai mimpi dan melawan segala keterbatasan dengan segenap kemampuan yang dimilikinya

52 Responses to Batikkan harimu! – Batik Kaltim untuk semua

  1. fauzan mengatakan:

    link download mentahannya ada gag???

  2. Ping-balik: NINE FROM THE BOYS (AND THE BIG BOYS TOO) 2011 « The Ordinary Trainer writes …

  3. maminx mengatakan:

    Subhanallah itu Jl.M.Yamin

    alhamdulillah nama saya dijadiin jalan ya😛

  4. mandor mengatakan:

    senengnya ternyata batik tidak hanya diaplikasikan pada baju tetapi bisa ditempelkan pada bangunan. Benar-benar Indonesia sekali

    • muamdisini mengatakan:

      hahaha…itu bukan di gedung om..tapi sih di aplikasikan di gambarnya aja..
      kalo contoh yang di gedung bisa dilihat di rumah adat dayak, soalnya corak batik kaltim berasal dari corak pada rumah-rumah tersebut….

  5. asudomo mengatakan:

    wah keren disainnya
    mas, mau tanya donk, klo cara pembuatan batik kaltim seperti apa ya? apakah sama dengan batik yang ada di jawa?

    • muamdisini mengatakan:

      wah..kalo urusan pembuatan batik kaltim yang asli saya belum sempat kesana..
      tapi biasanya saat ini yang banyak saya temui adalah batik cetak, saya juga belum pernah liat batik kaltim dibuat dengan canting…hehehe
      maaf atas keterbatasan ilmu yang saya miliki yah…

Sedikit komentar dari anda, sangat berarti bagi saya ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: