Yang Tak Disangka

Pernahkah membayangkan ketika umur kita memasuki kepala dua, kita masih diberikan kesempatan untuk memiliki adik kecil dari ibu kandung kita?. Adik loh, bukan anak…

Alhamdulillah, saya masih diberikan kesempatan untuk merasakan hal tersebut. Sekitar empat tahun yang lalu ketika saya sedang menjalani tahun terakhir perkuliahan di Kampus Jurangmangu, ibu saya masih menghadiahkan seorang adik untuk kami. Saya tak akan membahas apa penyebabnya dan kenapa di umur kepala 4 ibu saya masih melahirkan anak kelimanya, yang saya percaya artinya keluarga kami masih diberikan kepercayaan untuk membesarkan satu lagi titipan-Nya.

Akhirnya, si bungsu kecil itu kami namakan Aisyah Cendikia Putri. Ya, kami yang menamakan. Nama tersebut adalah pemberian hasil “patungan” sumbangan nama dari orang tua dan kakak-kakaknya. Aisyah adalah nama permintaan dari bapak. Cendikia adalah sumbangan nama dari saya, biar dia menjadi anak yang cerdas. Sementara, Putri adalah sumbangan dari adik-adik saya lainnya.

Foto tersebut diambil sekitar empat tahunan yang lalu. Sebenarnya dulu pernah diposting saat pertama kalinya saya ngeblog disini. Masih kecil sekali bukan adik saya itu? Dengan formasi lengkap saya beserta semua adik-adik dengan total lima orang.

Momen tersebut sekarang sudah sangat langka. Saya sebagai anak pertama saat ini bertugas di Samarinda. Adik saya yang laki-laki sebagai anak nomor dua saat ini sedang kuliah di IPB Bogor, sekarang sedang sibuk dengan urusan organisasinya dan Bogor Art Festival katanya. Adik saya selanjutnya adak nomor tiga, saat ini sedang berkutat tugas-tugas kuliah di UNJ Rawamangun. Dialah satu-satunya adik yang saat ini masih di rumah. Sementara si “mantan” bungsu penjadi penerus jejak saya berkuliah di Kampus Jurangmangu.

Momen-momen berkumpul dengan formasi anak yang lengkap sekarang hanya bisa dirasakan oleh orang tua saya pada saat-saat tertentu. Pada masa liburan perkuliahan jika saya pulang, atau pada saat lebaran. Mungkin si kecil itu adalah hadiah dari-Nya untuk orang tua saya yang telah bersusah payah membesarkan anak-anaknya dan sekarang diberi hiburan agar rumah kami tak pernah sepi.

Kini si Aisyah sudah besar, cerdas seperti harapan kami. Dia sudah bisa merengek-rengek minta disekolahkan. Rencananya tahun ini akan orangtua saya masukkan ke TKA di dekat rumah. Semoga dia tumbuh menjadi apa yang kami harapkan. Cerdas, kreatif, dan cantik….

Postingan kali ini saya ikut sertakan pada 1st Giveaway: The Sweetest Memories sebagai perayaan ulangtahun pernikahan Orin yang pertama.

Perihal muamdisini
hanya manusia biasa yang mencoba menggapai mimpi dan melawan segala keterbatasan dengan segenap kemampuan yang dimilikinya

75 Responses to Yang Tak Disangka

  1. Sugeng mengatakan:

    Saat ini putri saya yang sulung sudah berusia 17 TAhun dan insya Allah awal tahun depan akan mempunyai adik. Saat pertama kali kami (saya dan istri) mengetahui kalau akan di beri amanah lagi, sampai berhari-hari kami bingung. Karena usia yang menganggu pikiran kami, sampai ada 3 mingguan lebih saya setiap berdo’a selalu meneteskan air mata karena masih tidak percaya akan apa yang terjadi. Tapi semua meman sudah ada hikmah tersendiri, biarlah waktu yang menjawab dan tugas saya sebagai orang tua semoga bisa mengantarkan mereka semua menjadi orang yang bertakwa kepada Allah SWT dan berguna bagi keluarga, negara, lingkungan serta agamanya.

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    • muamdisini mengatakan:

      Alhamdulillah yah Pak Sugeng… berarti masih dapat amanah dan dipercaya menjadi orang tua..
      jadi dititipkanlah lagi seorang yang harus dibesarkan dengan baik… semoga nanti menjadi anak yang sholeh/sholehah yah… makasih yah pak
      salam…

  2. r10 mengatakan:

    sebenarnya masih mungkin kok wanita melahirkan di usia 40 tahunan

    Allah Maha Kuasa🙂

  3. Allisa Yustica Krones mengatakan:

    Kalo temen saya malah lebih menakjubkan lho, total bersaudara ada 8, selama dia kuliah, mamanya melahirkan dua adiknya yang beda usianya hanya setahunan…hihihihi… Dia sampe wanti2 ke mamanya kalo yang ke 8 itu adalah yang terakhir, gak boleh nambah lagi😀

    Btw, Aisyahnya lucu banget, pasti di rumah jadi ‘mainan’ terus yah, apalagi karena udah lama gak ada anak kecil di rumah😀

  4. ka mengatakan:

    wah.. kamu, didi, rahma, anis lucu2… aplg ish… aku ko’ ga dicium aish sayang?🙂

  5. adizone23 mengatakan:

    gak kebayang gimana rasanya kalo saya punya adik ketika saya berumur 20-an….
    pasti banyak yang beri kasih sayng dan perhatian kepada Aisyah.

Sedikit komentar dari anda, sangat berarti bagi saya ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: