DUKA CITA ATAS KEMISKINAN

Saya turut berduka cita atas kejadian di Pasuruan tanggal 15 September kemarin. 21 orang sampai meninggal hanya karena ingin mendapatkan uang bernominal Rp 30.000,-.

Sekali lagi, ini membuktikan, orang miskin di negara ini semakin banyak, terlepas dari standar kemiskinan menurut siapa pun (PBB atau Pemerintah). Rasio kemiskinan yang terukur merupakan hitung-hitungan di atas kertas. Tapi kejadian tersebut merupakan bukti nyata.

Sekarang, bukan saatnya untuk saling menyalahkan. Yang lebih tepat dilakukan adalah instrospeksi terhadap diri masing-masing. Berkaca terhadap peristiwa tersebut, kita seharusnya bersyukur masih bisa memiliki kesempatan yang lebih baik dari mereka. Saat ini yang bisa dilakukan mungkin hanya berdoa semoga amal ibadah mereka yang meninggal diterima di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggal tetap tabah. Semoga suatu saat kita bisa juga memberikan kesempatan bagi orang lain untuk bisa hidup lebih baik sehingga kemiskinan di negara ini bisa berkurang.

Perihal muamdisini
hanya manusia biasa yang mencoba menggapai mimpi dan melawan segala keterbatasan dengan segenap kemampuan yang dimilikinya

Sedikit komentar dari anda, sangat berarti bagi saya ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: