PERAN PEMUDA DALAM KEBANGKITAN BANGSA

“Berikan aku 10 pemuda, maka akan kuguncang dunia. Akan kupindah Gunung Mahameru”

Bung Karno pernah ngomong kayak gitu dalam pidatonya, tuh nunjukkin kalo peran pemuda itu seharusnya besar banget dalam menorehkan sejarah sebuah bangsa. Tanggal 20 Mei 1908, 9 orang mahasiswa STOVIA (sekolah kedokteran jaman Belanda) yang dipelopori oleh Sutomo membentuk sebuah organisasi yang dinamakan Boedi Oetomo. Berdirinya organisasi ini ngebangkitin semangat nasional untuk lepas dari kolonialisme pada masa itu. Makannya, momentum ini trus djadiin hari Kebangkitan Nasional.

100 tahun kemudian, sekarang kita udah punya banyak organisasi kepemudaan. Perkumpulan dan komunitas yang dibentuk oleh pamuda-pemuda banyak yang muncul kayak jamur di musim hujan. Tapi, kayak gak ada kordinasi antar perkumpulan itu. Dalam melakukan pergerakan gak ada isu-isu nasional yang diusung. Kebanyakan hanya berkaitan dengan kepentingan masing-masing kelompok, malah sering juga timbul konflik antar kelompok tersebut. Kesan intelektualitas dari pemuda juga dah mulai terkikis. Yang ada malah sering di cap anarkis. Gimana dong?

Kita, sebagai pemuda harus bisa manfaatin momentum ini. Udah saatnya bangkit n bergerak. Masa, semangat kita kalah sama pemuda-pemuda 100 tahun lalu. Inget, sekarang kita juga masih dalam sebuah penjajahan, Neo Imperialisme, sebuah penjajahan model baru. Emang iya?

Iya, jadi sadar atao ngga, sekarang kita masih berada di dalem kekangan penjajahan. Ga jauh beda sama jaman dulu. Yang beda tuh Cuma caranya. Kalo dulu tuh kita dijajah caranya disiksa, suruh kerja paksa, ga bisa ngrasain pendidikan, n laen-laen yang pokoknya ga ngenakin. Kalo sekarang kebalikannya. Kita dijajah dengan sesuatu yang enak-enak. Kita kayak docekokin (dimasukkin secara paksa; Red) budaya-budaya yang bikin kita terlena. Gaya hidup yang pragmatis n hedonis pun sekarang jadi melekat di image pemuda jaman sekarang. Yang diurusin tuh Cuma masalah-masalah sepele, yah kayak cinta-cintaan gitu. Masih mau di cap kayak begitu?

Sebagai pemuda, kita harus sadar kalo kita tuh harapan generasi berikutnya. Siapa lagi yang mimpin bangsa ini ke depan? Kalo kita trus-trusan ga merubah kebiasaan kita bakalan kehilangan sebuah generasi. Inget, orang-orang tua yang sekarang memimpin gak bakalan trus-trusan mimpin. Kita yang bakal ngeganti. Momentum 100 tahun kebangkitan nasional ini harus kita jadiin titik awal kita buat berubah. Seenggak-enggaknya kita harus mulai mikirin mau dibawa kemana bangsa ini nantinya. Harapan bangsa ini ada di pundak kita. Jangan disia-siain kepercayaannya. Tunjukkin kalo kita bisa. AYO BANGKIT PEMUDA!!! TUNJUKKIN KALO KITA BISA MENGGUNCANG DUNIA!!!

Perihal muamdisini
hanya manusia biasa yang mencoba menggapai mimpi dan melawan segala keterbatasan dengan segenap kemampuan yang dimilikinya

Sedikit komentar dari anda, sangat berarti bagi saya ....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: