Tiga Titik Hitam
10 November 2011 18 Komentar

Ketika semua bayang menjauh dari tubuh dan ketika semua angan enggan menyapa
Terbaring aku, terjebak aku, di keheningan dalam ketiadaan….
(Burgerkill feat Fadly PADI – Tiga Titik Hitam)
Resonansi tiga titik hitam yang dibawakan Burgerkill dengan Fadly menghipnotis saya untuk membuat jari-jari saya menari-nari di atas tuts keyboard papan komputer jinjing saya. Saya sendiri masih bingung dengan ritual tengah malam seperti ini, entah untuk meracau atau hanya melepas energi penat yang tak tersalurkan untuk dibuang ke dalam sebuah tulisan. Yang saya sadari, akhir-akhir ini terlalu banyak pikiran berkecamuk di dalam otak.
Sebenarnya saya ingin mengikuti beberapa kontes yang diadakan beberapa kawan di ranah maya. Namun, sepertinya antara hati dan pikiran terasa belum “nyambung”. Rasanya pikiran dan hati masih bergolak ketika harus menghadapi kenyataan jauh dari angan yang kita inginkan.
“Sepertinya ada yang salah di negeri ini, tapi apa?” mungkin begitulah gambaran pertanyaan hati saya. Atau mungkin sifat skeptis yang biasa digunakan dalam pekerjaan saya harus terbawa hingga alam bawah sadar saya.
Kebobrokan nilai dan norma mungkin sudah dianggap hal biasa, hingga menutup mata menjadi jalan terbaik. Namun sayangnya, menutup mata tidak berarti menidurkan alam bawah sadar kita. Mata kita tertutup, tapi kesadaran masih bangkit.
Ah, sudahlah..mungkin saya sedang meracau di tengah malam. Selamat tidur dan selamat menutup mata. Semoga esok pagi mata kita terbuka dan kita diberikan keberdayaan untuk sadar bahwa kita bisa melakukan perubahan…
Kucoba cahayai ruang jiwa ini terus berharap dan terangi
Kucoba sembunyikan suara hati terus menampik dan berlari….
…
Saat kebenaran tak lagi bermakna, aku tersandar dan terdiam
Kemana kan kubawa diriku pergi..semakin jauh, semakin rapuh…









Dan di tengah malam ini aku masih terjaga. Koneksi kok ya baru jam segini lancarnya…
Aku belum pernah dengar lagu itu…
kita yg tak punya kuasa hanya bisa berdialog dgn-Nya dikala sunyi……mengadu dan berharap Rabb memberikan sesuatu yang terbaik buat bangsa ini kedepannya !
benar bang…saya sepakat dengan komentarnya..
ngopo mas..ayo semangat..hehehe
ga apa-apa kok di…nyantai aja..